Senin, 18 Januari 2010
Antena 3G Untuk Koneksi Intenet
Membuat antena 3G untuk perkuat sinyal Handphone
Saking jengkelnya dengan koneksi 3G . Kahirnya iseng-seng buat antena dengan wajan. Ide ngikutin caranya mas goen sim mbahnya antena wajan bolik….
Walau Belum terlalu sempurna dalam perhitungan karena menggunakan peralatan seadanya, namun setidak-tidaknya sinyal yang muncul di HP saya bertambah 2 bar. Lumayan karena koneksi internet menjadi tidak putus-putus dan stabil. Sampai saat ini saya masih mencari cara dan solusi agar posisi antena dapat dengan mudah diposisikan mengarah kepada BTS yang terdekat. Sebagai referensi mencari BTS terdekat yang mengarah ke HP anda anda dapat mendownload Aplikasi Google Map pada HP anda.
Kemarin berhasil menginstall pada HP Samsung sya tersebut. Dan BTS yang aktive pada HP saya muncul kedip-kedip setelah kita klik option My Location pada aplikasi google map pada HP anda. Kemudian kita arahkan deh ke sana… dan selancar menjadi lebih lancar.
Sebagai tambahan dalam membuat antena 3g ini koneksi ke Handphone dilakukan dengan bluetooth. Bila susah mendapatkan wajan, mungkin membuat antena kaleng bisa menjadi alternative yang lain.
Menangkap sinyal 3G Dengan Wajan Bolic dan Antena Bazooka
dengan semangat kuputuskan tuk jadikan hp sebagai modem to PC. tp dari sini aku masih bingung...,aqku musti pake kartu GSM apa ya yang buat internetan bisa murah..., dan setelah browsing dan nanya -nanya ke paman google. disana ada IM2 broom yang menawarkan koneksi 3,5 G yang kuenceng..dengan paket pra bayar cuma 100 ribu per bulan dan yang satunya ditawarin telkomselflash dengan harga dikit mahal klo nggak salah 125 ribu perbulan tp cuma untuk pelanggan kartu Hallo. kemudian setelah bertapa selama 1 hari penuh akhirnya aku putuskan tuk make IM2 Broom indosat. setelah dapet kartu perdananya dengan bangganya aku pasang dirumah dan konek ke PC. weee... la da lah.. la kok lemot yo...kayak siput lagi bawa karung beras ...dan sinyal 3G nya kok juga gak muncul.( dengan hati dikit dongkol). aku nanya lagi ama paman google ku yang cuakep dan sueedep..!! dan akhirnya aku dikenal kan ama paman google sebuah antena wajan bolic + Bazzoka 3G yang setelah ku pelajari ternyata nggak rumit rumit amat...kok buatnya, tuk saat ini aku juga lagi eksperimen buat tuch antena...and lom slesai..
tapi aku ingin berbagi pengetahuan dan ilmunya supaya orang orang indonesia pada pinter2 cmua..., ya mungkin aja dari masalah ini muncul ide 2 baru yang lebih cemrlang. aku ingin me-review tulisan mereka yang udah sukses duluan dengan antena wajan bolic + bazzoka 3G supaya lebih banyak diketahui oleh netter mania...! so biar gak berbelit - belit berikut cara bikinnya:
Ini bahan-bahan yang dibutuhkan:
1. Pipa paralon 4 dim panjangnya 60 cm catatan : paralon panjangnya bisa dibawah 60cm. batas minimal >23 cm, aku pake ukuran 50 cm biar nggak terlalu panjang.
2. Tutup/Dop paralon 4 dim lakban Aluminium ( harga lumayan mahal karena harus beli 1 roll..) ,
3. Usb extention / Kabel perpanjangan USB ( harganya sekitar 4-5 ribuan )
4. Peralatan tuk membuat antena (gergaji besi yang kecil, cutter, bor kecil tuk melubangi bag usb)
Cara Pembuatannya:
1. siapkan pipa 4 inch, lalu potong sepanjang 50 cm, boleh lebih atau kurang, panjang antara 23
- 60 cm. berikut gambar nya:

3. Lubangi lakban aluminium pada posisi 6.8cm tempat USB modem 3G akan di masukan. Lapisi pinggiran lubang USB modem 3G dengan lakban aluminium agar nantinya ground USB modem 3G akan bersentuhan dengan lakban aluminium.
4. Siapkan dop pipa 4 inch untuk menutup pipanya. beri isoalasi alumunium pada bagian dalam nya hingga merata , supaya dapat kontak danterhubung langsung dengan body paralon bagian luar. lubangi bagian tengahnya untuk tempat mur dan baut. yang nantinya digunakan untuk di pasang di tang atau tower

5. tutup pipa paralon dengan dop nya hingga benar -benar rata, ingat harus rata ,jika tidak maka
jarak antara lubang usb dengan pangkal dopnya berubah.
Nah selesai dech pembuatan antena bazooka 3G. gampang khan !! yang sulit ntar adalah proses pointing...mesti membutuhkan kesabaran. cari sinyal yang terkuat. selamat mencoba.
Membuat Antena Kaleng Waveguide WLAN
Antena Waveguide WLAN dengan memanfaatkan bahan-bahan yang relatif
murah. Kaleng, konektor, kable dan busi bisa jadi solusi WLAN yang
cukup menyenangkan. Selamat bereksperimen.
Bahan:
- 1 konektor chassis mount N-female
- 4 pasang mur dan baut, atau sesuai kebutuhan
- kabel tembaga 12 gauge secukupnya
- 1 kaleng, diameter yang disarankan adalah 3 inchi atau 3 2/3 inchi
Bahan Tambahan
- Kabel ‘pigtail’ (dengan konektor N-Male)
- Kartu Wireles yang dapat dihubungkan ke ‘pigtail’
Perlengkapan:
- Bor untuk melubangi kaleng, dapat diganti dengan palu dan paku
- Solder
Cara Membuat:
- Pilih kaleng yang ingin digunakan. Buka satu sisinya, habiskan isinya, cuci bersih termasuk labelnya.
- Buat lubang di sisi kaleng anda. Usahakan agar lubang tepat dengan
- ukuran konektornya.
- Jarak lubang dari dasar kaleng tergantung diameter kaleng. Gunakan perhitungan di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php angka Lg/4 adalah jarak lubang dari dasar kaleng. Perhatikan bahwa angka ¾ Lg adalah tinggi kaleng yang diinginkan Pasang kabel pada konektor, gunakan solder.
- Usahakan panjang kabel yang keluar dari konektor ke dalam kaleng mendekati 1.21 inchi. Sekarang pasang konektor N-female itu, pada lubang yang ada. Gunakan mur dan baut seperlunya, sebaiknya sisi yang dipasang mur menghadap keluar kaleng.
- Hubungkan N-Male pada kabel ‘pigtail’ ke konektor N-Female
- Hubungkan ‘pigtail’pada kartu wireles.
- Antena siap digunakan, arahkan bagian terbuka pada ‘teman’ anda.
Membuat Antenna Wireless dari Wajan Bolic dengan Radio USB WiFi D-Link DWL-G120
DENGAN USB D-LINK DWL-G120
A.) Langkah awal adalah mempersiapkan bahan.
1 buah Wajan penggorengan diameter 36* cm
1 batang Pipa paralon diameter 1” panjang +/- 50* cm
2 buah Tutup pipa paralon paralon diameter 1”
1 buahKlem Antenna
1 buahBesi siku untuk rangka Klem Antenna
2 buahBaut + Sekrup diameter 1 cm
1 buahKaleng Susu bekas + Tutup Plastik
1 buahUSB Wireless D-Link DWL-G120 + USB Cable
1 buahUTP Cable CAT 5E panjang maximum 20 M
B.) Mempersiapkan peralatan tukang.
C.) Melakukan perhitungan berdasarkan teori sebagai berikut:
Untuk mencari jarak Fokus untuk Feeder
f = D^2 / (16*d)
Contoh hasil bisa di lihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=158489
Semoga Bermanfaat
| m | a | m | a | n |
anscomsys@yahoo.com
NB:
Terima kasih sama Pak E-Goen dari Purwakarta
atas informasi Rumus untuk mencari Fokus dari center Wajan.
Membuat Antena Wi-Fi dengan Kaleng Bekas
1. Sebuah kaleng yang mempunyai panjang 13,3 cm dan diameter 10 cm (kaleng
pelumas atau oli juga bisa digunakan).
2. PCMCIA Card (bila anda menggunakan laptop yang belum dilengkapi
perangkat Wi-Fi 802,11b atau 802,11g) yang mempunyai antena luar.
3. PCI W-Lan Card Wi-Fi 802,11b atau 802,11g (untuk anda yang menggunakan
PC, card tersebut ditancapkan ke Slot PCI).
4. Konektor SMA (untuk konektor yg menghubungkan kabel dengan Card
PCMCIA atau PCI W-lan card, biasanya beberapa jenis PCMCIA masih
menggunakan model pigtail dengan konektor SMA, SMB, SMC atau MCX
5. Kabel coaxial RG-58 yang panjangnya sebaiknya tidak lebih dari 15 meter.
6. Konektor N Plug (TNC Plug Connector RG 58 CRMPG) yang digunakan untuk
menghubungkan ke kabel.
7. Konektor N (TNC Connector segel chasis).
8. Baut dan mur (untuk menempelkan konektor N ke Antena kaleng).
9. Lempengan pipa kuningan yang gulungannya berdiameter 2,5-–-4 mm, bisa
juga menggunakan kawat tembaga yang diambil dari kabel listrik.
Berapa jumlah yang harus anda keluarkan untuk membuat antena ini ?.....
Hanya dengan Rp. 57.000,00 + usaha anda sudah mendapatkan antena Wi Fi buatan anda sendiri.
Membuat Sendiri Antenna Wireless Internet 2.4GHz
Mungkinkah membuat sendiri antenna untuk WLAN 2.4GHz? Mengapa tidak? Ada beberapa referensi menarik di Internet yang dapat memberikan inspirasi bagaimana membuat sendiri Antenna 2.4GHz sendiri, diantaranya adalah:
http://users.bigpond.net.au/jhecker/ (antenna helical)
http://www.saunalahti.fi/~elepal/antenna1.html (antenna dipole / yagi sederhana).
http://www.seattlewireless.net/index.cgi/BuildingYagiAntennas (antenna yagi).
http://www.qsl.net/ki7cx/wgfeed.htm (feed system untuk parabola).
Dll. masih banyak lagi.
Salah satu antenna yang saya lihat paling menarik adalah antenna helical yang dirancang oleh Jason Hecker (jason@air.net.au). Untuk memberikan gambaran bagi para pembaca saya coba terjemahkan secara bebas penjelasan Jason dari http://users.bigpond.net.au/jhecker/.
Komponen yang perlu disiapkan antara lain adalah:
1 x 0.55 meter pipa pralon diameter 40 mm (40 mm inner, 42-43 mm outer).
1 x 40 mm (diameter) penutup pralon.
1 x 150 mm (diameter) penutup pralon atau potongan plastik / kayu yang tenbal dengan diameter yang sama.
2 x 25 mm atau 35 mm baut U.
8 x mur untuk baut U.
8 x ring untuk baut U.
1 x 5/16” baut (yang pendek) dengar mur & ring yang cocok.
1 x lempengan kuningan dengan ketebalan 0.4-0.7 mm secukupnya untuk dipotong dengan lingkaran berdiameter 130 mm.
Kabel tembaga diamter 1 mm berlapis email sepanjang beberapa meter.
1 x konektor N untuk di letakan di panel.
3 x mur & ring untuk konektor N tersebut.
Print PDF file berisi pattern antenna helical, atau membuat sendiri dari perhitungan di bawah. File PDF dapat di ambil dari http://users.bigpond.net.au/jhecker/.
Lem Araldite yang lambat mengeringnya.
Lem Loctite 424 atau yang mirip (seperti superglue atau hotglue gun).
Penutup silicon.
Selotape.
Peralatan yang dibutuhkan:
Gergaji.
Meja yang rata / datar.
Pemotong kabel.
Kunci untuk baut 5/16”.
Obeng untuk konektor N.
Bor
Solder
Gunting (untuk menggunting lempeng kuningan).
Pisau.
Langkah membuat antenna tersebut adalah:
Print & potong template dari PDF file yang anda ambil di http://users.bigpond.net.au/jhecker/. Ada tiga file, yaitu, circle.pdf dan rhspiral.pdf atau lhspiral.pdf. Gunakan rhspiral untuk right handed spiral helicals dan lhspiral untuk left handed spirals. Anda membutuhkan circle untuk membuat ground plane (reflector), kecuali jika anda dapat membuat lingkaran dengan diamter 130 mm yang baik.
Potong pipa pralon 40 mm sepanjang 550 mm (55 cm).
Lilitan template lilitan rhspiral atau lhspiral di pipa pralon dan selotape ujung-ujungnya. Tidak masalah anda menggunakan RIGHT atau LEFT handed template selama ujung-ujungnya menyambung. Pastikan spiral yang kita gambar menyambung ujung ke ujung. Sedikit gap tidak terlalu masalah. Yang perlu di ingat bahwa jika anda menyatukan LEFT & RIGHT handed helical, maka total sinyal akan saling mematikan.
Di ujung awal tempate akan menjadi tempat menempelkan ke dasar antenna. Sebaiknya ujung awal di lebihkan sedikit untuk mengkompensasi ketebalan penutup pralon 40 mm. Seperti tampak pada gambar.
Gunakan ujung yang lancip seperti cutter, beri tanda pada template sepanjang jalur helical dalam interval tetap, misalnya 5 atau 6 tanda setiap putaran. Dengan cara ini kita akan meninggalkan tanda pada pralon untuk memudahkan pada saat kita melilit kabel email. Beri tanda di mana kabel email berhenti di pipa pralon. Anda harusnya mempunyai beberapa mm kelebihan di pipa pralon. Hal ini OK.
Lilitan kabel tembaga berlapis email dan gunakan superglue atau Loctite 424 untuk menempelkan kabel ke tempat akhir kabel di pipa pralon. Perlahan lilitkan kabel sepanjang pipa pralon ikuti tanda spiral yang telah kita toreh di pipa pralon. Pada interval yang sama, misalnya setiap ½ atau 1/3 lilit, tambahkan lem untuk menempelkan kabel di tempatnya.
Pada saat anda mendekati akhir lilitan, lilitan terakhir jangan di lem. Biarkan cukup banyak kabel (10 cm atau lebih) di akhir lilitan. Biarkan dulu beberapa saat sampai lem mengering.
Potong lempengan kuningan atau tembaha dengan diameter 130 mm diambil dari circle.pdf
Bor lubang pada penutup pralon 150 mm dan lempengan 130 mm untuk baut dan konektor N. Semua berpusat pada penutup pralon 40 mm yang akan ditempelkan para penutup pralon 150 mm. Posisikan konektor N pada pinggiran kanan dari penutup pralon 40 mm.
Potong penutup pralon 40 mm agar ada tempat cukup untuk konektor N maupun lubang baut-nya yang tiga buah itu. Untuk memberikan gambaran potongan lihat gambar.
Lubangi di tengah penutup pralon agar cukup untuk baut 5/16”. Penutup pralon dengan potongan maupun lubang baut tampak pada gambar.
Baut penutup pralon 40 mm dan 150 mm menjadi satu seperti tampak pada gambar. (konektor N & reflektor belum terpasang).
Tempat penempelan baut U terserah kepada kita tergantung pada ukunran-nya 25 atau 35 mm atau berapapun. Pastikan agar tidak mengganggu pada saat kita memasang kabel coax di konektor N.
Pasang lempengan tembaga atau aluminium 130 mm pada penutup pralon 150 mm, dan bautkan pada penutup pralon 40 mm. Pastikan semua lubang pada lempengan dan penutup pralon pas.
Sambungkan konektor N.
Untuk dapat matching impedansi antenna yang biasa sekitar 150 ohm untuk antenna helical ke kabel coax yang hanya 50 ohm, anda membutuhkan lempengan tembaga atau kuningan selebar 15-20 mm. Potong lempengan tersebut diagonal dan hubungkan dari konektor N ke ujung antenna. Ukuran potongan tembaga yang digunakan pada sisi tegak adalah 17 mm dan 71 mm dengan diagonal 73 mm. Lempeng aluminium tidak dapat di solder, jadi jangan digunakan. Lempeng kuningan yang baik digunakan. Lihat gambar untuk jelasnya.
Masukan pipa pralon ke penutup pralon 40 mm dan tandai dimana spiral akan bertemu dengan ujung penutup. Potong kabel email yang berlebih disini, gunakan ampelas untuk menghilangkan email yang ada agar siap di solder.
Solder lempeng tembaga yang baru kita buat di atas ke kabel email dari spiral helical. Gunakan lem seperlunya. Mungkin anda perlu melakukan trimming dari lempengan lembaga untuk mencocokan ukuran.
Pada saat pipa pralon masuk secara penuh ke penutup pralon 40 mm, seharusnya pipa akan masuk dengan baik. Setelah itu lempengan tembaha yang menjadi matching impedansi di solder ke konektor N.
Agar pipa pralon menempel dengan baik ke penutup pralon 40 mm, ampelas permukaan kedua benda yang akan saling berhubungan ini dengan ampelas agar lem yang kita gunakan dapat lebih baik menempelkan pralon.
Gunakan lem Araldite yang SLOW DRYING (bukan 5 menit). Letakan Araldite di ujung bawah pipa pralon & di dalam penutup pralon. Atur posisi konektor N & rangkaian matching impedansinya.
Biarkan lem mengering (sekitar satu hari). Pasang baut U dan anda sudah memiliki sebuah antenna helical. Bentuk konektor N yang menonjol melalui lempengan tembaga yang terhubung pada lempengan matching impedansi tembaga tampak pada gambar.
Alasan utama mengapa penutup 150 mm digunakan agar kita dapat menutup selurtuh konstruksi antenna menggunakan pipa pralon 150 mm sehingga aman dari ganggung cuaca burung dll.
Beberapa hal penting
Test pipa pralon yang akan digunakan untuk antenna di dalam oven microwave. Kalau pipa pralon menjadi panas setelah di oven selama 2 menit-an, artinya bahan pipa pralon tersebut tidak baik untuk antenna, karena akan mengambil energi radio.
Rangkaian matching impedensi di atas tidak terlalu sensitif.
Antenna ini cukup baik digunakan untuk jarak 3-4 km dengan line of sight yang baik.
Ada banyak kemungkinan variasi disain, misalnya kita dapat mengunakan PCB yang di etch sesuai dengan pola circle sebagai reflektor.

