Selasa, 15 Desember 2009

SCIENCE AND TECHNOLOGY

Manusia mahkluk utama di muka Bumi, karena manusia diberkahi kelebihan-kelebihan ketimbang mahkluk lainnya, yaitu kemampuan berlogika, beretika dan berestetika. Hal itulah yang memungkinkan manusia untuk selalu mengembangkan dirinya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak zaman prasejarah manusia selalu berusaha menciptakan perkakas untuk mempermudah aktivitas kehidupannya, seperti kapak genggam, kapak persegi, kapak lonjong, nekara, bejana, dan sebagainya.

Perkembangan daya cipta manusia untuk mempermudah aktivitas kehidupannya berlanjut hingga kini dan mendatang. Salah satu daya cipta manusia yang berkembang pesat di zaman modern ini adalah telekomunikasi. Berkomunikasi jarak jauh dan cepat, diperlukan alat yang mendukung berupa Telepon. Keterbatasan dari instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan konsumen, muncullah daya cipta manusia untuk menciptakan alat telekomunikasi yang dapat dibawa bepergian yang disebut Handphone (HP). Semula HP hanya dikenal hitam-putih dan itupun terasa sangat mahal bagi konsumen, sepertinya konsumen golongan menengah ke bawah sulit untuk menjangkaunya. Seiring dengan perkembangan zaman, manusia terus bersaing untuk menciptakan HP yang lebih canggih dan dapat dijangkau konsumen menengah ke bawah. HP semakin lengkap dengan fasilitas-fasilitas seperti full color, MP3, camera, video, dan sebagainya dengan harga relatif murah dapat dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Mungkin banyak orang tidak mengira dirinya akan memiliki HP, tapi kenyataannya bisa. HP bak pisang goreng, dari anak TK sampai kalangan tua, pedagang kaki lima, pemulung, petani, nelayan, pedagang acung, hampir semua memiliki HP. Kebutuhan untuk dapat berkomunikasi jarak jauh dengan cepat di manapun berada, maka manusia merasa perlu memiliki barang tersebut. Di samping itu, memungkinkan bagi pemiliknya untuk menikmati musik, video dan juga dapat mengabadikan/merekam momen-momen tertentu.

Bagaimana dengan Laptop? Laptop merupakan alat bantu kerja yang berhubungan dengan perkantoran dan alat bantu belajar bagi siswa dan mahasiswa. Keberadaan Laptop juga sedang berkembang, tapi belum menjamur seperti HP. Anak-anak sekolah di kota hampir 80% memiliki HP bahkan lebih, sedangkan Laptop jauh dari prosentase tersebut bahkan sangat jarang. Sekolah yang berstandar SBI/RSBI, apakah siswa-siswanya sudah membawa/menggunakan Laptop? Kita tunggu perkembangannya, 3 sampai 5 tahun ke depan mungkin laptop akan menjamur seperti kebutuhan akan HP. Jika dikalangan pendidikan, pendidik dan peserta didik di Indonesia semua membawa/menggunakan laptop dalam proses pembelajaran, bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia? Dan bagaimana dengan kesejahteraan gurunya? Inilah tantangan zaman ke depan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar