Senin, 18 Januari 2010

50 Persen Penduduk Indonesia Bisa Akses Internet Tahun 2015

Departemen Komunikasi dan Informatika menargetkan 50 persen penduduk Indonesia sudah bisa mengakses teknologi internet pada tahun 2015. Hal ini sesuai dengan pencanangan PBB untuk menuju masyarakat informasi global.

Hal itu dikemukakan Kepala Pusat Litbang dan Sumber Daya Manusia Departemen Komunikasi dan Informatika Cahyana Ahmadjayadi, di Yogyakarta, Rabu (7/10). Cahyana menjadi pembicara kunci mewakili Menteri Kominfo dalam lokakarya Asia-Europe Meeting bertema Empowering Local Community in the Use of ICT.

Saat ini pengguna internet di Indonesia baru mencapai sekitar 30 juta orang, atau lebih kurang 15 persen penduduk. Kita masih punya enam tahun lagi untuk mengejar target itu, katanya kepada wartawan.

Beberapa program yang dirancang untuk mencapai tujuan tersebut adalah universal service obligation yang menargetkan pada tahun 2010 bisa menyediakan fasilitas telekomunikasi di seluruh desa, dengan sebagian berakses internet. Kita menyiapkan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk mendukung program USO ini, kata Cahyana.

Selain itu, ada pula program mobile community access point (CAP) untuk menyediakan akses internet di desa-desa terpencil di seluruh Indonesia. Cahyana mengatakan, saat ini terdapat 40 unit mobile CAP yang disebar di berbagai provinsi bekerja sama dengan operator.

Mobile CAP sangat berguna untuk mengatasi kendala desa-desa terpencil yang sulit diakses jaringan karena masih minimnya infrastruktur pendukung, seperti listrik dan jalan. Semua program ini dimaksudkan untuk mempercepat penetrasi internet ke pelosok-pelosok desa yang selama ini belum terjangkau teknologi tersebut, ujar Cahyana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar